RSS

Tari

07 Jun

Well, setelah lebih dari 3 tahun tidak pernah berlatih tari, akhirnya kemarin Jum’at, 6 Juni 2008, saya berlatih untuk sebuah koreo tarian dalam rangka performance untuk APDSA. Bisa dibilang ini wajib mengingat saya selaku panitia bersama yang lainnya harus unjuk gigi disitu. Tariannya jenis kontemporer dengan durasi total 5menitan, but hey, cukup kaku juga ini badan setelah lama tidak bergelut di tarian apalagi temenku yang tidak ada basic. Gerakannya cukup variatif dari yang mudah ampe yang njelimet (tapi sejauh ini baru latihan untuk gerakan semenitan ajah). Selain itu juga akan ada performance tari hip-hop dan tentu aku nggak pilih ikut hip-hop lah. Jujur aku sedikit tidak nyaman dengan kondisi menari mengingat saya sekarang berjilbab but hey, try it lah.

Bagaimana awal saya menari? Hmm, sebenarnya saya suka dan menikmati semua kegiatan kinestetik apalagi berenang, bersepeda, dan menari. Awal perkenalan menari adalah dari kegiatan-kegiatan TK. Saya masih ingat waktu itu banyak gerakan tepuk-tangannya. Lucu banget. Menginjak SD, saya mengikuti sanggar tari minang SITI NURBAYA di dekat rumah saya. Disitu saya belajar tarian dari minang macam-macam sekitar 1 tahun. Tari Jawa hanya sempat saya pelajari sekilas yaitu remo. Sempat juga belajar tarian modern dance, tetapi kurang minat. Berlanjut ke SMP, well, dalam dua tahun tersebut saya memang tidak mengikuti ekskul seni tari ( saya prefer pada paduan suara, masuk TVRI lho kita! Hehehe), tetapi saya beruntung berkesampatan menjadi salah satu bagian tim tari Yosakoi. Apakah tari Yosakoi itu? Yosakoi adalah tarian tradisional Jepang yang memainkan alat (aku lupa namanya) yang terbuat dari kayu dan mengeluarkan bunyi “crek,crek” atau mungkin “trek,trek” dan semacamnya itu dimana mereka punya gerakan dasar yang diulang-ulang. Setiap tahunnya ada festival tari yosakoi dimana kita mengkreasikannya. Saat itu memang surabaya sedang fresh-freshnya jadi sister city kota kochi di Jepang (untuk sekarang, saya kurang tahu) dan saat itu diadakan lomba tari yosakoi yang pesertanya datang dari tingkat SMP hingga perguruan tinggi dimana disaksikan langsung oleh Bambang D.H. (walikota surabaya) dan walikota kochi. Kalian tahu,,,,, kami menang juara 1 dan juara umum! Hehehehe. Awalnya sempat kecewa pada saat pengumuman juara kostum kita tidak menang (padahal kita sangat niat banget) but itu terbalas begitu kita mendengar pengumuman selanjutnya. Lantas bagaimana dengan SMA? Oh no, sungguh, saya merasa ada yang salah di masa itu, sehingga kegiatan lebih minimal dan tidak ada tarian-tarian, but hobi jurnalistikku tumbuh di masa itu.

Anyway, Indonesia sangat kaya tarian. Saya suka mengamati tari-tari daerah. Berikut sekilas hasil pengamatan saya terhadap Tari daerah Indonesia yang saya tahu.
Aceh : kental dengan nuansa islami sehingga lagu yang dipakai ada unsur menasehati dan agamanya. Pakaian yang dipakai tertutup dan rapi. Dominan gerakan tangan dan kepala, mungkin ada pertimbangan agamanya juga. Yang menarik disini adalah kekompakannya dalam melakukan gerakan serentak bersama-sama dengan irama yang makin cepat terkadang sebagai contoh tari saman.
Sumatera barat : ini mirip di daerah aceh dengan pakain rapi tertutup dan kekompakan berirama. Ada tarian serupa tari saman tetapi dengan kombinasi berdiri dan berputar yang tidak terlihat di saman. Lagunya tentu bahasa minang, bukan aceh. Selain itu ada jenis tari piring yang mana keseimbangan dengan memegang piring juga harus dijaga. Tips : jangan terpaku pada piring, malah kesannya kaku dan dulu waktu aku latihan memang juga sering jatuh tapi kan pake piring plastik,hehehe.
Sumatera utara : pake lagu batak tentunya dan ini berbeda dengan aceh dan sumbar yang menurutku gerakannya agak kaku, tapi tetep indah!
Jawa : well, kalau di jawa ini sih sudah bukan hanya tangan dan kaki saja tetapi pinggul menjadi bagian wajib. Dikenal istilah mendak untuk remo yaitu kaki dibuka, lutut ditekuk, pinggul sedikit diturunkan tetapi punggung tegak. Kalau di sunda, gerakan goyang pinggul paling menonjol menurutku. Sedang di jateng dan jogja, lagu dan gerakan lebih halus dengan tempo yang lebih lambat. Nah, jawa timur punya lebih ganas nih, alias variasinya lebih banyak karena ada tari yang memang goyangan pinggul ada di banyak tempat, juga ada tari yang lebih rame yaitu dari madura dengan gerakan lebih “kasar” dan ponorogo dengan properti reognya. Selain itu ada kuda lumping yang sering dibarengi debus. Kalau di Jakarta, setauku ada pengaruh dari sunda yaitu gerakan pinggul-pingulnya juga ada tari kombinasi dengan boneka besar Jali-jali. Kostum di tari jawa ini rata-rata lebih fit badan alias membentuk tubuh ala pakain jawa, juga ada kostum yangmana memakai properti seperti reog dan juga ada dandanan pria untuk penari wanita seperti pada remo.
Bali : satu kata, gerakan mata. Tari bali terkenal dengan penari wanita yang pandai memainkan matanya dan goyang pinggul (tapi tidak gemulai layaknya tari Jawa). Tapi selain itu juga ada tari kecak yang mana gerakan tangan dan ucapan “cak” harus kompak. Ada juga tari barong yang pake properti topeng yang perlambang setan dan ini agak serem,hahaha. Bali is good.
Kalimantan : saya lebih menangkap ke gerakan perlambang atau mirip perang karena pake bawa senjata dan tameng gitu. Itu setau saya dari beberapa daerah.
Sulawesi : susah mengungkapkannya, tetapi gerakan dan kostumnya lebih anggun dibanding daerah lainnya menurut saya. Selain itu penari identik saling berpasang-pasangan. Ada juga tari yang serempak dan familiar untuk banyak orang yaitu poco-poco. Lagu yang dipakai tentu lagu daerah lokal dengan kostum yang tertutup dan panjang. That’s fun, right!
Irja : kostum ala kadarnya alias koteka n banyak lompat-lompatnya. Ada yang pake bawa tombak gitu seolah tarian setelah menang perang.
Well, after all, I’m really happy being Indonesian seeing so many dances. Favoritku, ehm, bingung, semua bagus, jadinya jangan lupa ajak saya kalau pergi ke festival tari yaa. Hehehe.

Mendak,
AninditaZahRa!

 
2 Comments

Posted by on June 7, 2008 in curhat zone, hobi zone, info zone

 

2 responses to “Tari

  1. roby

    July 24, 2009 at 9:11 am

    hhhhhhhhhhhhhhhhhhhhaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaajjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjjj

     
  2. fitri

    October 15, 2009 at 5:14 pm

    boleh tau gug … kostum ma properti yang di pakai sama tari piring????

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: