RSS

Namanya juga di desa! (KKN part 1)

14 Jul
DESA

DESA


Orang Indonesia memang rasa tenggang rasa atau tepo slironya tinggi sekali. Mereka mayoritas mau menerima keadaan dengan kurang dan lebihnya. KKN di mata saya benar2 merupakan ajang tenggang rasa setinggi-tingginya! haha

Namanya juga di desa, kalau malam memang suka gelap begini, lampunya jarang. Harap maklum.

Namanya juga di desa, kalau hujan suka bocor, jadi siap2 terus ya angkat2 kasur. Harap maklum.

Namanya juga di desa, dindingnya ya dari gedek gini, banyak ventilasinya. Harap maklum.

Namanya juga di desa, makanannya ya gini-gini saja, dinikmati ya. Harap maklum.

Namanya juga di desa, bak mandinya ya masih semen gini, ndak pake tekel, gelap dan dindingnya juga ada gedeknya. Harap maklum.

Namanya juga di desa, kalau mati lampu begini suka lama nyalanya. Harap Maklum.

Namanya juga di desa, nyamuknya memang banyak, kalau mau bisa pakai obat nyamuk bakar ini. Harap Maklum.

Namanya juga di desa, tikusnya suka lari2 di atap jadi ya kadang ada yang jatuh ke bawah kayak gini. Harap Maklum.

Namanya juga di desa, jalanannya belum bagus kayak di kota, jadi hati2 ya. Harap maklum.

Namanya juga di desa, yo gini kuwi pawonne (dapurnya) nggak kayak di kota keramikkan bagus. Harap maklum…

Namanya juga di desa, ya begini lah kalau mau KKN di sini. Kalau KKN DI KOTA YA LAEN!

-HARAP MAKLUM-

Kita hidup dengan begitu banyak perbedaan dengan segala macam kekurangan dan kelebihannya. Awalnya saya merasa heran mendengar kalimat2 diatas yang berawalan “Namanya juga di desa…” dan diakhiri dengan “…harap maklum”. Saya berpikir bahwa, mengapa mereka semua excuse all of those.. kenapa mereka tidak mencoba Tidak Memaklumi, sehingga akan ada perubahan dari sistem di atas yang menurut orang kota adalah tidak nyaman.

TETAPIII,,, yah begitulah, kalau saya terusin ngomel maka saya sama saja dengan doin nothing. Saya belum bisa berbuat banyak, jadi tak satu pun kritik yang harus saya keluarkan. Just take it or leave it!🙂

ABOVE ALL THIS,,

“LEBIH BAIK MENYALAKAN SEBATANG LILIN, DARIPADA TERUS-TERUSAN MENGUTUK KEGELAPAN”
-BJN aye!😉
 
9 Comments

Posted by on July 14, 2010 in curhat zone, travelling zone

 

9 responses to “Namanya juga di desa! (KKN part 1)

  1. sayachacha

    July 14, 2010 at 7:03 pm

    Namanya juga di desa, di kamar mandi suka ada katak yang nongkrong seharian. Harap Maklum.

    P.S. Aku curiga jangan2 itu katak bionik buat ngintip cewek2 yang lagi mandi.. Hahahaa..

     
    • anindita

      July 14, 2010 at 7:11 pm

      idemmm,, banyak katakk tapi di dapuurr! huahahhaha… kalo menurutku disini, nih katak jelmaan bara patirajawane (bener ga si tulisane, hahaha) gula2…

      cha, katak is not xooo two thousand and ten! hahahah

       
      • sayachacha

        July 14, 2010 at 7:16 pm

        so very very outdated dan expired lah.. Hahahaa.. Mungkin mereka cuma menunggu untuk dimasak Nin.😀

         
    • Asop

      July 18, 2010 at 4:39 pm

      Ide bagus, katak bionik.😀

       
  2. siesti

    July 15, 2010 at 8:45 am

    yah, namanya juga di desa, nin.. ;p

     
    • anindita

      July 15, 2010 at 11:59 pm

      hahahahaha,, sini temenin aku mbak.estiii! wkkkkkk

       
  3. siesti

    July 16, 2010 at 6:23 am

    no, but thanks for the offer.. hehehe..
    selamat menikmati suasana desa..
    ^^

     
  4. Asop

    July 18, 2010 at 4:35 pm

    Harus dinikmati, Anin.😀

     
    • anindita

      August 3, 2010 at 6:30 am

      daddyyy anakmuu pulangg KKN nih! peradabannn! hahahahah

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: