RSS

Renungan Kursi, Bebek&Angsa, dan Bonamana

08 Jul

Yak. Selesainya requirement2 di klinik dan bersiap2 mengakhiri masa mahasiswa ternyata tidak membuat saya tampak keren, bijak, apalagi dewasa. Bukannya malah bersenang-senang menikmati masa santai seperti di pantai dengan kedewasaan, saya malah melakukan insiden2 yang tidak sebaiknya dilakukan oleh calon dokter gigi. Berikut insidennya dengan tambahan Mama Anna sebagai komentator…

#INSIDEN1 Mengambil kursi teman di samping anda secara diam-diam sehingga teman anda terjatuh ketika mencoba untuk duduk.

Well, semua orang di ruangan tertawa; termasuk saya, kecuali, tiada lain dan tiada bukan adalah teman saya yang jatuh tersebut. Hasilnya, dia marah dan ngambeg ke saya meski saya sudah mengejar-ngejar minta maaf. Hehehe. Hello, just pretends as a joke lahh.. hehehe. Peace! Saya juga ga nyangka bakal jatuh begitu.. huhuhu. Masak kita musuhan karena tragedi kursi ditarik, childish lahh.. ah, tapi kayaknya yang lebih childish adalah saya yang narik kursi itu. Huhu. Anyway, Peace! v(^^)v

Komentar Mama Anna: *ekspresi geli, hahahahha! *ganti ekspresi garang, Minta maaf!

 

#INSIDEN2 Menyanyi lagu potong bebek angsa di depan 4 dosen anda

Kejadiaannya ada di sebuah interview student exchange. Lagu potong bebek angsa dinyanyikan di depan dosen konser, dosen prostho sekaligus wakil dekan, guru besar pedo, dan dosen biologi oral. Iya, lagu potong bebek angsa yang itu! Yang masak di kuali itu! Yang nona minta dansa, dansa 4 kali! Yang serong ke kiri, serong ke kanan itu! Lalalalalalalala!

Awalnya mereka ketawa, tapi kayaknya karena saya menyanyikan dengan serius, mereka mulai diam krik-krik-krik dan mulai iba dengan saya. Mungkin mereka berpikir antara geli dan kasian melihat perbendaharaan lagu saya. Jadi, mau dibawa kemana muka saya sekarang???

Komentar Mama Anna: Harusnya kamu nyanyi Maju Tak Gentar!

 

#INSIDEN3 Menari-nari koreo bonamana by super junior di galery (lobby) kampus

Entah mengapa, untuk yang satu ini saya tidak menyesal. Hahaha. Sudah lama saya berkutat di klinik dan tidak duduk-duduk santai ngobrol dengan teman2 saya di area tersebut layaknya dulu ketika masih ada kuliah rutin. Perasaan itu membuat saya nostalgia dan entah mengapa saya jadi ingin menari dan menyanyi. Hahahaha, enggak nyambung! Ah, malu juga tapi kalau diingat2 lagiii.

Komentar Mama Anna: SUJUU!

 

-krik.krik.krik………………………………

    Dan dengan ini maka saya akan memutuskan untuk menjadi lebih keren dengan tidak mengulang kejadian2 di atas. Saya akan berpikir 2x ketika akan bertindak konyol dan akan mengucapkan mantra #sayakeren berkali-kali sehingga sadar diri.

    Tetapi, yah, seperti yang umum diketahui; kita tidak akan tahu kapan hal konyol akan terjadi. Itu terjadi begitu saja tanpa kita tahu bahwa itu akan nampak konyol. Dan ketika hal konyol itu terjadi, segera lah menuju ke sebuah ruangan, arahkan pandangan ke sebuah sudut tembok, berjalanlah dengan gontai ke sana, meringkuklah perlahan, tundukkan kepala, peluklah kaki anda yang sudah ditekuk sebelumnya, dan beri efek awan hitam gelap di atas kepala anda. Merenunglah…

Salam, bebek-angsa… Dansalah empat kali!

[ah ya, bagi yang penasaran mengapa ada panci di awal tulisan adalahhh… well, ayo lah, stop mikirin panci. suka-suka saya kan mau pasang gambar apa.. hahahaha…]

 

10 responses to “Renungan Kursi, Bebek&Angsa, dan Bonamana

  1. sayachacha

    July 9, 2011 at 5:55 am

    interviu? kok suruh nyanyi-nyanyi? hihihi untung aku ga ikyuut.

     
  2. Anindita

    July 9, 2011 at 8:10 am

    Jangan tanya mengapa menyanyi… Tamat sdh karir menyanyiku cha! Huhuhu. Pdhl feelingku pagi sblm wwncara uda g enak, krn mrasa pasti ada kekonyolan yg kubuat! Huhuhu! Chachaa! T.T

     
  3. sayachacha

    July 11, 2011 at 8:08 pm

    Edan. Bebek siapa mau dipotong? Bebek Cak Sandy? Apa pak Sayeki? hihihi

     
    • anindita

      July 22, 2011 at 6:52 pm

      bebek expresss! hahah

       
  4. sinta

    July 12, 2011 at 5:43 am

    untung yang punya panci ga marah..#lhooo

     
    • anindita

      July 22, 2011 at 6:52 pm

      yang punya panci adalah oppa2 di kimkim resto. hihihi

       
  5. Nanta

    July 14, 2011 at 9:01 am

    nin.. aku ngakak bagian guru besar pedo… wkkkkk…

     
    • anindita

      July 22, 2011 at 6:55 pm

      nanta,, sudah kah anda dansa 4x hari ini?
      bila belum,
      mari lakukan…
      hahahha

       
  6. nay

    July 16, 2011 at 10:05 am

    gapapa ninnn…. aku juga sering melakukan kebodohan kok😀 dan dianggap masih kayak anak SMa saking “brutal” nya melakukan kebodohan….

    kalo menjadi dewasa bearti tidak boleh melakukan “kebodohan2x” yang menyenangkan seperti itu, kayaknya aku memilih untuk menunda menjadi dewasa sampai 8 tahun lagi LOL!!

     
    • anindita

      July 22, 2011 at 6:54 pm

      hahaha… mari kita bikin perkumpulan orang-orang yang berjiwa muda.. hahaha *lhoo? lol

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: